Transaksi: Definisi, Fungsi, dan Prosesnya dalam Digitalisasi - Exporthub

Transaksi: Definisi, Fungsi, dan Prosesnya dalam Digitalisasi

Dalam dunia ekonomi, transaksi bagaikan urat nadi dalam sebuah bisnis. Maka dari itu, setiap pelaku usaha wajib mengetahui seluk-beluknya secara mendalam. Bahkan di dalam kehidupan sehari-hari, kita semua melakukan kegiatan ini untuk memenuhi segala macam kebutuhan hidup. 

Untuk lebih jelasnya, mari kita simak penjelasannya di bawah ini.  

Apa Itu Transaksi?

Transaksi Adalah... 

Secara sederhana, transaksi adalah tanda kesepakatan dalam kegiatan jual beli antara penjual dan pembeli di sebuah aktivitas perdagangan. Wujud kesepakatan ini dapat berupa jual beli, barter, bertukar jasa, hingga beragam aset berharga.

Contohnya, Anda adalah seorang penjual pecel lele, maka untuk membeli bahan-bahan pecel lele, Anda harus membeli ke penjual lele dan penjual bumbu-bumbu. Dari contoh tersebut, Anda sedang melakukan transaksi untuk membeli beragam kebutuhan bisnis Anda. 

Jenis-Jenisnya yang Wajib Diketahui 

Jenis-Jenisnya yang Wajib Diketahui 

Di zaman yang semakin maju dan canggih, kegiatan ini terbagi menjadi dua, yaitu sebagai berikut: 

Transaksi Internal  

Jenis ini umumnya melibatkan divisi-divisi internal di dalam sebuah perusahaan. Contoh yang paling sering dilakukan adalah pembelian berbagai perlengkapan kantor di masing-masing divisi. 

Transaksi Eksternal 

Jenis ini pada umumnya selalu melibatkan perusahaan dari luar sehingga terjadi sebuah perubahan di sektor finansial. Contohnya seperti penjual pecel lele tadi yang pasti terjadi di sebuah lingkungan masyarakat. 

Contoh lainnya yang melibatkan perkembangan zaman adalah transaksi yang menggunakan uang elektronik dengan cukup memindai menggunakan gawai ketika melakukan jual beli.  

Fungsi Transaksi Adalah…

Fungsi Transaksi Adalah...

Sebagai sebuah kegiatan ekonomi yang sudah dilakukan dari zaman dahulu, kegiatan ini memiliki beragam fungsi dalam kehidupan sehari-hari, seperti yang akan di jelaskan di bawah ini. 

  • Menjadi sumber data dan informasi tentang keuangan dan kekayaan. 
  • Menjadi dasar-dasar pencatatan akuntansi. 
  • Menjadi alat untuk mengidentifikasi individu-individu yang akan bertanggung jawab dalam sebuah transaksi. 
  • Menjadi alat yang dapat mencegah terjadinya duplikasi di dalam mengumpulkan sebuah data keuangan. 
  • Menjadi alat rujukan jika terjadi sebuah permasalahan di kemudian hari. 

Siapa Pelaku Transaksi?

Pada hakikatnya, aktivitas ini memiliki dua pelaku yang akan dijelaskan secara lengkap di bawah ini. 

Penerima Dana 

Pelaku ini berperan menjadi penerima dana atau uang dari kegiatan jual beli. Uang ini menjadi syarat pengganti sebuah barang atau jasa yang telah dijual kepada pemberi dana dengan metode pembayaran yang telah disepakati bersama. 

Pemberi Dana 

Pihak ini adalah yang berperan memberikan dana ketika terjadi transaksi jual dan beli. Pihak ini memberikan sejumlah uang untuk mendapatkan sebuah barang atau jasa yang dibutuhkan.  

7 Alat Bukti Transaksi yang Harus Diketahui 

7 Alat Bukti Transaksi yang Harus Diketahui 

Untuk menunjukkan keaslian dari aktivitas ini, Anda dapat membuatnya dengan beberapa bukti seperti di bawah ini. 

Faktur 

Faktur atau invoice lebih banyak digunakan oleh perusahaan besar yang berisi rincian harga barang dan sejumlah uang yang harus dibayarkan.  

Kuitansi 

Kuitansi adalah tanda bukti sebuah kegiatan jual beli yang bersifat legal secara hukum, karena mengandung tandatangan bermeterai. 

Nota Kredit 

Nota kredit biasanya berisi tindakan yang dilakukan penjual terhadap komplain pembeli yang berupa potongan harga, pengembalian dana dan sebagainya. 

Cek 

Cek adalah sebuah dokumen dengan berbentuk selembar kertas yang berisi nominal sejumlah uang. 

Rekening Koran 

Bukti ini berisi beragam informasi transaksi pada periode tertentu yang diterbitkan oleh pihak bank. 

Bukti Memorandum 

Bukti ini adalah sebuah catatan transaksi yang dikeluarkan oleh internal perusahaan di sebuah periode tertentu, contohnya adalah sebuah memo yang memberikan perintah untuk mengurusi gaji para karyawan.  

Bilyet Giro 

Mekanisme kerja bilyet giro hampir mirip seperti cek, yaitu surat berharga yang diberikan kepada seseorang yang dapat ditukar dengan uang di sebuah bank yang disetujui oleh pemberi giro. 

Proses Transaksi Dalam Kegiatan Ekspor-Impor  

Proses Transaksi Dalam Kegiatan Ekspor Impor

Dalam sebuah sistim perdagangan antar negara atau yang lebih disebut ekspor-impor, pada dasarnya sama saja dengan transaksi lainnya. Yang menjadi pembeda adalah proses jual beli tersebut dilakukan antar negara yang berbeda atau biasa disebut perdagangan internasional. Ini untuk sama-sama memperoleh keuntungan dan memperoleh devisa sebagai alat yang sah dalam pembayaran pada lingkup internasional.  

Devisa yang diperoleh dapat berjenis emas, surat berharga, hingga valuta asing, yaitu mata uang asing yang sudah mendapatkan pengakuan secara internasional.Contohnya Dolar Amerika, Euro untuk negara-negara di Eropa, Yen Jepang hingga Poundsterling dari Inggris yang bisa digunakan sebagai alat pembayaran internasional. 

Panduan Informasi Bertransaksi di Marketplace Global Seperti Alibaba.com 

Panduan Informasi Bertransaksi di Marketplace Global Seperti Alibaba.com 

Saat ini semakin banyak cara yang dapat dilakukan untuk melakukan pembayaran dalam sebuah transaksi internasional yang tentu harus mendatangkan keuntungan bagi kedua belah pihak. Maka dari itu diperlukan metode pembayaran yang aman dan tepercaya. 

Salah satu contohnya adalah cara bertransaksi di marketplace global seperti Alibaba.com. Di marketplace terbesar di dunia yang didirikan oleh Jack Ma ini terdapat dua macam cara pembayaran yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan.  

Cara yang pertama adalah menggunakan Alibaba Trade Asurance, di mana sistem ini sangat mirip dengan rekening bersama yang saat ini telah digunakan oleh banyak e-commerce yang ada di Indonesia. Dalam sistem ini, Alibaba.com menjadi pihak ketiga yang akan menjembatani pembayaran antara penjual dan pembeli dan menjamin keamanannya tanpa takut terhadap tindak penipuan.

Cara yang kedua adalah menggunakan pembayaran Paypal. Cara ini juga sangat aman dilakukan karena ada Paypal sebagai pihak ketiga yang melakukan penjaminan atas kegiatan transaksi sehingga pembeli tidak perlu takut uang yang sudah dibayarkan akan hilang.

Eksporior, itulah pembahasan lengkap tentang transaksi yang dapat menjadi sumber acuan bagi Anda yang akan memulai berbisnis atau menjadi seorang eksportir yang andal.

Ingin Memahami Lebih Dalam Cara Transaksi Internasional yang Anti Ribet? Jadilah Bagian ATT Group untuk Menjangkau Konsumen Global! 

Ingin Memahami Lebih Dalam Cara Transaksi Internasional yang Anti Ribet? Jadilah Bagian ATT Group untuk Menjangkau Konsumen Global!